Rapat Pleno VI, 2021

Topik utama pada Rapat Pleno ke-VI tahun 2021 adalah “Perkembangan Database Moneter dan Keuangan: Strategi Meningkatkan Kualitas Data BPS” yang disampaikan oleh M. Edhie Purnawan. Selain topik utama, pada rapat tersebut juga dibahas hal-hal lain terkait rencana kerja FMS seperti lokakarya dan penulisan buletin. Rapat ini dilakukan secara virtual dan dipimpin oleh Ketua FMS, Prof. Bustanul Arifin.

Kebutuhan terhadap data moneter dan keuangan yang akurat, lengkap, relevan, valid, tepat waktu, konsisten, dan dapat diandalkan di seluruh negara telah menjadi sedemikian penting. Hal ini dipicu oleh terjadinya instabilitas sektor moneter dan finansial. Perkembangan database moneter dan finansial di Indonesia dinaungi oleh beberapa institusi, diantaranya Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Penilai Harga Efek Indonesia (IBPA), dan Bursa Efek Indonesia. Terkait data moneter dan finansial, BPS telah mengumpulkan dan menyajikan berbagai data dalam indikator ekonomi dan perdagangan dengan sub sektor keuangan. Pengumpulan data BPS dapat ditingkatkan baik secara kuantitas maupun kualitas. Terdapat berbagai cara alternatif. Antara lain, diperlukan jenis data baru yang dapat dikelola oleh BPS terkait data obligasi dan forex, BPS dapat melakukan inovasi dalam menggunakan metode forecasting yang dapat dipraktikkan pada setiap series dataset sehingga pengguna data dapat mengambil manfaat, BPS juga dapat membuat kontrak terkait database moneter dan finansial yang disediakan oleh lembaga lain, dan dengan mengombinasikan berbagai database yang tersedia dan penggunaan big data serta memperhatikan aspek hukum dan kualitas data dalam penerapan big data.

Leave a Reply